- Temukan bagaimana undang-undang privasi baru Minnesota memberdayakan pengguna untuk mengontrol data pribadi mereka.
- Pelajari tentang hak-hak yang dimiliki warga Minnesota untuk mengakses, mengoreksi, dan menghapus data mereka.
- Pahami implikasi undang-undang ini bagi perusahaan teknologi dan pialang data.
- Ketahui bagaimana Incognito Browser dapat membantu Anda tetap terdepan dalam melindungi privasi online Anda.
Minnesota Bergabung dengan Gerakan Privasi
Bayangkan rasa frustrasi saat melihat pemberitahuan privasi muncul di layar Anda, hanya untuk menyadari bahwa negara bagian Anda tidak menawarkan perlindungan yang sama dengan yang lain. Perwakilan Negara Bagian Steve Elkins dari Minnesota sangat memahami perasaan ini. Selama bertahun-tahun, dia menyaksikan negara bagian seperti California, Virginia, dan Colorado mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan hak privasi online, meninggalkan warga Minnesota di belakang. Tetapi hal itu akan segera berubah.
Mulai bulan Juli mendatang, Minnesota akan bergabung dengan jajaran negara bagian yang memiliki undang-undang privasi yang kuat. Berkat kegigihan Elkins, pengguna di Minnesota akan segera memiliki kekuatan untuk mencegah data pribadi mereka dijual ke broker data dan digunakan untuk iklan bertarget. Undang-undang baru ini juga mengharuskan izin eksplisit sebelum data sensitif seperti lokasi yang tepat dan informasi biometrik dapat digunakan.
Perjalanan Legislatif
Perjalanan menuju undang-undang penting ini tidak mudah. Undang-Undang Privasi Data digabungkan dengan RUU lain menjadi pembaruan undang-undang ganja rekreasi, yang disahkan dengan pemungutan suara yang hampir sejalan dengan partai. Langkah strategis ini, yang digambarkan oleh Elkins sebagai "untuk ekonomi legislatif", memastikan pengesahan RUU tersebut tetapi membatasi dukungan bipartisan dan perhatian publik.
Meskipun demikian, RUU tersebut lolos melalui komite DPR dan Senat dengan suara bulat. Elkins dengan nada bercanda mengatakan bahwa ia membuat RUU tersebut sangat tidak kontroversial sehingga hampir tidak ada penentangan selama sidang.
Memberdayakan warga Minnesota
Senator Bonnie Westlin menekankan pentingnya undang-undang ini, dengan menyoroti bagaimana perusahaan teknologi saat ini mengumpulkan dan menjual data pribadi dalam jumlah besar. Undang-undang baru ini memberikan warga Minnesota kontrol yang belum pernah ada sebelumnya atas data mereka, termasuk hak untuk mengakses, mengoreksi, menghapus, dan mendapatkan salinan informasi pribadi mereka. Selain itu, pengguna juga dapat memilih untuk tidak berpartisipasi dalam penjualan data.
Meskipun tindakan legislatif sangat penting, tindakan individu dapat lebih meningkatkan privasi. Menjelajah dalam mode penyamaran menggunakan aplikasi Incognito Browser memberikan lapisan perlindungan ekstra dengan mencegah riwayat penjelajahan Anda disimpan dan mengurangi jumlah data yang dikumpulkan oleh situs web.
Kolaborasi Industri
Menariknya, industri teknologi tidak menentang RUU tersebut, tetapi bekerja sama dengan Elkins dalam beberapa ketentuan untuk menyelaraskan undang-undang Minnesota dengan undang-undang di negara bagian lain. Andrew Kingman dari Koalisi Privasi dan Keamanan Negara Bagian memuji Elkins atas proses inklusifnya dalam menyusun hak-hak konsumen dan tanggung jawab bisnis yang baru ini.
Undang-undang privasi negara bagian pertama di AS disahkan di California, tetapi versi negara bagian Washington-lah yang menjadi contoh bagi banyak negara bagian lainnya, termasuk Minnesota. Namun, tidak seperti Washington, Minnesota tidak mengizinkan individu untuk menuntut pelanggaran; penegakan hukum diserahkan kepada lembaga publik seperti kantor kejaksaan agung.
Ketentuan-ketentuan Penting dalam Hukum
Undang-undang baru ini mengamanatkan bahwa perusahaan yang mengendalikan atau memproses data pribadi dari setidaknya 100.000 konsumen harus melakukannya:
- Publikasikan kebijakan privasi yang jelas.
- Melindungi data konsumen.
- Batasi pengumpulan data pada hal-hal yang diperlukan saja.
- Mengidentifikasi karyawan yang bertanggung jawab atas privasi data.
- Izinkan konsumen untuk menolak pemrosesan data menggunakan mekanisme penolakan universal (universal opt-out mechanism, UOOM).
Bisnis kecil sebagian besar dikecualikan dari ketentuan ini, tetapi masih harus mendapatkan persetujuan konsumen sebelum menjual data sensitif. Entitas pemerintah dan organisasi nirlaba juga dikecualikan hingga tahun 2029.
Implikasi Praktis
Latar belakang Elkins dalam desain basis data memberinya wawasan unik tentang apa yang dibutuhkan agar RUU ini berhasil. Dia menekankan pentingnya perusahaan menyimpan inventaris data konsumen untuk memenuhi permintaan akses, koreksi, atau penghapusan.
Jordan Francis dari Future of Privacy Forum menyoroti fitur unik dari hukum Minnesota: hak untuk menggugat keputusan yang dibuat berdasarkan data yang diprofilkan. Hal ini dapat berdampak pada kesempatan kerja, penyewaan rumah, pinjaman, dan pembelian asuransi.
Data Lokasi: Masalah yang Sensitif
Undang-undang baru ini juga membahas bagaimana data lokasi yang tepat dapat dikumpulkan dan disimpan. Beberapa aplikasi membutuhkan data lokasi yang akurat (seperti layanan rideshare), sedangkan yang lainnya (seperti aplikasi cuaca) tidak. Undang-undang ini menggunakan metrik khusus untuk mengklasifikasikan data lokasi yang sensitif dan membatasi pengumpulannya tanpa izin pengguna.
Elkins menunjukkan bahwa produsen perangkat sering kali mengumpulkan data lokasi yang tepat, yang kemudian dapat dijual untuk iklan bertarget. Hal ini menggarisbawahi pentingnya menggunakan alat seperti Incognito Browser untuk melindungi privasi Anda lebih jauh.
Undang-undang privasi baru Minnesota merupakan langkah maju yang signifikan dalam memberdayakan pengguna untuk mengontrol data pribadi mereka. Namun, tindakan legislatif saja tidak cukup. Menggunakan alat seperti Incognito Browser dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan dengan mengaktifkan mode penyamaran penjelajahan pribadi dan mengurangi pengumpulan data.
Saat kita menavigasi dunia yang semakin digital, sangat penting untuk tetap terinformasi dan proaktif tentang privasi online kita. Baik Anda seorang individu yang melek teknologi atau baru saja mulai memahami masalah ini, mengambil langkah untuk melindungi informasi pribadi Anda menjadi semakin penting.



